Arsip untuk Kategori 'Story and Motivation'

Kenapa Banyak yang Menuduh Aparat Keadilan Korup?

Sepertinya memang sudah takdir Indonesia untuk menjadi negara yang penuh tuduhan. Terutama untuk para aparatnya, tuduhan Korup (bukan korupsi) seolah sudah menjadi sarapan sehari-hari. Salah satu yang sering mendapat tuduhan korup adalah aparat yang berhubungan dengan keadilan (polisi, hakim, jaksa, dll).

Setelah melihat berita di TV pagi ini, satu lagi pencerahan mampir ke benak saya. Satu lagi jawaban mengapa banyak aparat yang dituduh korup. Berita di TV tersebut adalah liputan penyerbuan FPI (katanya sih singkatannya Front Pembela Islam) terhadap massa AKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beagama dan Berkeyakinan) di Monas, Jakarta. keren loh

Segiempat Itu Ternyata Tidak Retak

Jorta masih melirik jam dinding yang tergantung di tembok. 15 menit lagi dia akan segera pulang menjemput kebebasan. Surat pengunduran diri yang diserahkannya pada Ibu Feline telah membuka kunci kebebasannya. Tidak lama lagi pekerjaan yang menantang hati nuraninya itu akan segera menjadi bagian masa lalu.

Yang terlintas melalui segumpal daging dalam kepalanya hanya satu pikiran. “Besok aku mau tidur seharian”, pikirnya. Hari sudah menjelang tengah malam saat Jorta menaiki kasur yang pernah ditidurinya bersama vivie, mantan pacarnya, dan kemudian tidur. sepatu converse yang setia menemaninya bekerja masih tetap terpasang tanpa sempat dilepasnya. Lanjutkan membaca ‘Segiempat Itu Ternyata Tidak Retak’

Sumpah, Jadi Pengecut Itu Tidak Enak

Mar,lg dmn neh?Q lg di bandung ama adekq…Btw kmu uda balik blon dr pengasingan?Are you ok?

Received ** December 2007 From +628173*****

SMS yang lagi-lagi mengingatkan bahwa niat hanya berlaku untuk hubungan vertikal, tidak untuk hubungan antar sesama manusia. Kok bisa?

I’m Glad We’re Still The Same

Tanggalan di Shiseiten sudah menunjukkan 4 Januari 2008. Sudah sangat terlambat bin basi untuk menulis postingan yang berhubungan dengan tahun baru. Tapi mumpung lagi dapat koneksi yang cukup kuat untuk login di wordpress yah gpp deh. Saya cuma ingin mengungkapkan betapa tahun baru yang biasanya tidak berarti apa-apa entah kenapa tahun ini jadi begitu berarti. Begitu banyak yang berubah, dan sebaliknya juga masih cukup banyak yang tidak berubah. Apa aja?

Hidup Polisi!!!!!

nila.jpg

Dibalik segala citra buruk terhadap polisi…….. Izinkan saya menyampaikan selamat sebesar-besarnya kepada Polwiltabes Surabaya. Bravo Polwiltabes…….. bravo Pak Kapolwil (Kombespol Anang Iskandar)….. sebuah terobosan yang sangat hebat dan berani. Dan mudah-mudahan keputusan untuk membebaskan Nila Vitria bukan keputusan yang salah. Memangnya Kenapa?

Enam Batang Rokok

“Mber…. kapan kamu berangkat?” tanya Valentino pada Amber. Pria muda itu tampak begitu memperhatikan gadis yang sudah lima tahun lebih jadi temannya. Dengan tampang cuek Amber menjawab “Besok Pagi,”. Val pun menawarkan dirinya untuk mengantar Amber ke stasiun. Dan untuk pertama kalinya Amber mengiyakan tawaran tersebut. Kalau bukan karena citranya sebagai cowok pendiam dan cool mungkin Val sudah melonjak kegirangan. Wajar saja, diam-diam dia memang naksir dengan teman yang namanya mirip dengan kota asalnya tersebut. Nama itu juga serasi dengan teduhnya suasana rumah Amber yang pernah dikunjunginya.

Buzz!!! tiba-tiba sebuah nama yang tidak disangka nongol di layar komputer Val. Rupanya Amber mengajaknya chatting. Moodnya yang sudah jatuh karena beberapa hari tidak mencium bau Amber seketika naik lagi. “Ada apa Mber?” ketiknya basa-basi sambil senyum-senyum sendiri.

amber_rose: eh aku boleh tanya?
val_vinsai: apa?
amber_rose: kamu kan co’
val_vinsai: ya…..
amber_rose: kalau ada cewek yang perhatian sama kamu sikapmu gimana?
Lanjuuut

Selamat Berjuang Lex

Cuma mau mengucapkan selamat berjuang buat Alex………

Berjuanglah bung, orang nggak tahu diri seperti itu memang nggak bisa dicangkemi, jadi harus ditangani :P

Saya memang tidak tahu keadaan di sana. Tapi dari informasi dari seseorang (bukan Alex tentunya), memang Aceh butuh perubahan. Dan jangan menunggu sempurna sebelum meneriakkan perubahan.

Selamat berjuang Lex……. (Dan pulanglah dengan selamat, biar blogmu tetap hidup)

(Cara) Menabung Itu Mudah

Jadilah anak yang rendah hati, tidak sombong, dan rajin menabung

Wejangan guru-guru SD saya dari kelas I sampai kelas VI kurang lebih seperti itu. Waktu itu memang kami semua diwajibkan menabung di Tabanas Bank BTN (sekarang masih ada nggak ya?). Meskipun cuma seratus rupiah per minggu (dan bukan uang sendiri melainkan pemberian orang tua), tapi ternyata hasil akhirnya berkembang diluar perkiraan saya.

Awalnya terjadi sewaktu saya SMP. Kami sekeluarga pindah rumah karena digusur oleh (almarhum) Walikota saat itu. Sewaktu menata barang-barang di kamar baru saya, sebuah buku tabungan lusuh tiba-tiba muncul dari tumpukan barang. Dari keterangan di dalamnya, terakhir kali saya menabung adalah setahun yang lalu. Akhirnya muncul ide untuk mengambil sekaligus menutup tabungan tersebut. Karena waktu itu hari minggu, saya putuskan untuk melakukan keserakahan rencana ini besoknya sepulang sekolah. Saatnya Eksekusi

Suara Penjaga Kebun Binatang

Kenalkan, aku seorang penjaga kebun binatang. Sebut saja namaku Donald, mirip seorang tokoh kartun kan? tapi entah kenapa aku jadi sangat terbiasa dengan panggilan itu. Aku bekerja di sebuah kebun binatang. Kebun binatang tempatku bekerja tidak semegah kebun binatang Ragunan ataupun Taman Safari. Meskipun begitu, bagiku kebun binatang tersebut sangat berarti. Karena meskipun tidak semua orang tahu, sebenarnya kebun binatang itu milikku. Lanjutkan membaca ‘Suara Penjaga Kebun Binatang’

Hari Suci dengan Orang Gila

Idul Fitri, hari suci (kata guru agama :P ) yang ramai-ramai dirayakan orang-orang. Nah seperti biasa, ritual yang paling banyak dilakukan adalah sholat Ied di pagi-pagi buta. Meskipun hanya tidur sebentar karena balas dendam (kapan lagi bersenang-senang sampai pagi karena libur :P ) tapi toh saya berangkat juga. Karena lokasi lapangan Masjid buat sholat Ied-nya persis di depan rumah, maka kami sekeluarga berangkat dengan jalan kaki.

Setelah sholat selesai, maka ritual berikutnya untuk yang harus diikuti adalah mendengarkan khotbah. Meskipun khotbahnya penuh dengan hujatan sepihak mengenai perbedaan penetapan hari raya, namun saya maklum saja sebab dia adalah pengikut salah satu ormas :P . Nah setelah selesai, kita pulang ke rumah. Setelah minal-minul sekeluarga, kami semua menunggu sang kepala keluarga pulang. Apa yang dibawa ayah saya?

Halaman Berikutnya »


This Blog Has Been Read

  • 44,609 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Agustus 2008
S S R K J S M
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031