Di tempatku kerja ada sebuah mesin fotocopy yang canggih. Harganya kira-kira sama dengan satu unit Kijang Innova (ya gak sampek sih, kira-kira 2/3 harganya
). Sebagaimana layaknya hukum kearifan teknologi, kecanggihan sebuah alat berbanding lurus dengan kerewelannya. Rewelnya mobil berscanner inilah yang bikin hanya beberapa orang yang bisa mengoperasikannya.
Tadi pagi, waktu lagi asik godain cewek, tiba-tiba Rohman (teman gue) bertanya. Dia kesulitan mengoperasikan mesin tersebut untuk memfotocopy sebuah kartu seukuran KTP. Mungkin karena keseringan menggauli kertas A4 dan F4, mesin tersebut mengeluarkan pesan tidak mampu menentukan ukuran objek dan kemudian mogok kerja.
Bagi yang pernah mengalami kasus semacam ini, tidak perlu panik, ada cara culas untuk mengatasinya. Cukup letakkan selembar kertas A4 atau F4 (kosong) diatas objek dengan “ukuran tak dikenal” tadi. Dan sim milikiti…. objek terfotocopy dengan sukses
.
Ternyata pengalaman berkutat 5 tahun dengan makhluk yang diklaim paling logis tetapi pada kenyataannya paling mistik (komputer, red
) cukup berguna menghadapi adik tirinya (mesin fotocopy). Jangan mau dipecundangi mesin, kita harus lebih culas GG








Komputernya itu logis dun…
Programmernya sing mistik.
Fotokopinya diformat ulang ae…
siapa bilang komputernya logis…
lah waktu itu pernah install driver gak kedetek2… setelah diulang hampir 10 kali baru kedetek…. kalo gak mistik apa coba namanya