Sang Pria Mulia

Di sebuah daerah terpencil di sisi lain bumi, terdapat sebuah daerah bernama Kalamori. Meski terisolasi dari dunia luar, Penduduk Kalamori tidak pernah kekurangan karena tanah mereka yang subur dan aneka ragam Flora dan Fauna di sana. Manusia-manusia di sana berkumpul dalam kelompok-kelompok yang disebut Union. Masing-masing Union dipimpin oleh seorang Dursana (semacam kepala desa) yang dipilih dalam periode tertentu.

Union B-19 terletak di tengah-tengah Kalamori. Daerah tersebut merupakan pusat perdagangan dan penelitian. Hal ini menyebabkan B-19 jauh lebih maju dan memiliki standar hidup paling tinggi diantara Union-Union lain. Di daerah inilah Montana tinggal.

Montana dikenal sebagai seorang intelektual, dia juga rajin beribadah menyembah Traint (Tuhan agama Falan, agama mayoritas di Kalamori). Setiap hari 4 waktu dia selalu melakukan ritual di kuil Traint di pusat kota. Sosoknya mudah dikenali dari pakaian yang dikenakannya. Di lengan sebelah kanan atau punggungnya selalu ada gambar wajah atau ukiran namanya.

3 bulan lagi Union B-19 akan menyelenggarakan sebuah hajat tradisional. Mereka akan memilih Dursana baru untuk memimpin Union pusat perdagangan tersebut. Karena didorong oleh para pengagumnya, Montana mencalonkan diri menjadi kandidat Dursana Union B-19. Setelah melalui berbagai proses verifikasi, akhirnya terpilih 15 kandidat dari berbagai wilayah B-19. Mereka akan diberi kesempatan berkampanye sebulan sebelum hari pemilihan.

Sembari menunggu waktu kampanye, Montana kembali meneruskan kehidupan sehari-harinya. Bahkan ibadahnya kian hari kian rajin. Selain melakukan ritual di kuil, dia juga selalu aktif menggalang dana kemanusiaan di tengah Town Square. Setiap kali ada kabar bencana alam, dia selalu mengadakan penggalangan dana besar-besaran bersama para temannya.

Kiprah Montana tidak lepas dari hidung para pesaingnya, salah satunya adalah Izec. Izec yang entah terdorong rasa iri atau merasa tersaingi menuduh Montana mencuri start kampanye pemilihan Dursana. Mereka pun terlibat adu mulut di tengah kota saat Montana sedang melakukan kegiatan rutinnya menggalang dana.

“Montana, culas sekali caramu!”, tuduh Izec sembari mengacungkan telunjuk
“Sabar dulu Zec, kenapa pula kamu datang marah-marah sahabat?”
“Sudahlah, tidak usah basa-basi, aku tahu semua kegiatanmu ini tidak lebih dari kampanye mu kan?”
“Demi Traint Zec, tega-teganya kamu menuduh begitu. Ini semua demi kemanusiaan, sama sekali tidak ada hubungannya dengan kampanye”
“Oh ya? lantas mengapa kamu selalu melakukannya beramai-ramai di tengah kota?”
“Lah kamu gimana to? kalau banyak orang yang mau ikut menggalang dana demi kemanusiaan kan malah bagus tho? lagipula kita melakukannya tidak hanya di tengah kota”
“Kamuu….”
“Sudahlah Zec, tolonglah untuk sesaat hentikan prasangka burukmu, itu dosa. Kita semata-mata hanya berbuat untuk kemanusiaan dan solidaritas di sini”
“Huh, lihat saja nanti”, tukas Izec sambil pergi dan mengancam dengan gaya khas pecundang-pecundang di sinetron yang tertangkap :P

Sebulan kemudian masa kampanye pun dimulai. Seluruh kandidat Dursana dan para tim suksesnya berlomba-lomba mengadu kreativitas dalam berkampanye. Namun yang paling banyak menarik simpati penduduk adalah sebuah baliho besar di tengah town square. Mereka mengerumuninya sembari membaca.

“Jangan ragu-ragu, jatuhkan pilihan anda pada Montana. Sosok yang tidak asing lagi di Union B-19. Montana adalah sosok yang tidak perlu diragukan lagi kemanusiaannya, orang lurus yang rajin beribadah. Yang paling penting adalah solidaritasnya yang tinggi, Montana telah mengumpulkan 10 Milyar untuk membantu bencana alam di berbagai Union tetangga. Selain itu Montana juga telah mengumpulkan 5 Milyar dana untuk membiayai anak-anak tidak mampu untuk sekolah

Izec, yang masih membenci Montana juga ada diantara para pembaca tersebut. Dia kemudian pergi sembari menggerutu “Huh, dan dulu dia bilang dia tidak kampante”, lalu dia tertawa dan berjalan meninggalkan Town Square.

And the story goes…….

Catatan: Cerita diatas fiktif belaka, kalau anda merasa cerita tersebut mirip atau menceritakan kejadian di dunia nyata, itu hanya perasaan anda :D

3 Tanggapan ke “Sang Pria Mulia”


  1. 1 dnial Maret 3, 2009 pukul 12:32 pm

    Sebenarnya dia benar, saat dia mengumpulkan dana dia tidak berkampanye. Tapi itu kan ada di CV-nya… jadi sah2 saja jika digunakan saat yang paling membutuhkan.

    Sama kayak, pas jadi Presiden BEM kan bukan gara-gara pingin masuk partai, tapi saat dia pingin masuk partai, ya ditarik kartunya.

    Kampanye lewat penggalangan dana nggak salah… Politisasi korban bencana untuk menarik simpati nggak salah, yang salah ya yang mau nyoblos/nyontreng/nyawang/nyentang(*) dia…

    Kata orang bijak sih, pemimpin hanya sebaik rakyatnya. Kalau rakyatnya bisa milih pemimpin/wakil yang bagus ya pemimpinnya akan bagus.

    (*) coret yang tidak perlu.

  2. 2 Arm Maret 3, 2009 pukul 7:04 pm

    terus, apakah terjamin kalo om Izec, yg ngga ngampanye bencana, bakal lebih baik dari om Montana kalo terpilih jadi kades?

    IMO sih, apapun jalannya, seekstrim apapun sepanjang ngga keterlaluan, yg diliat tetep hasil akhirnya. ketika terpilih bisa memakmurkan rakyatnya ato ngga :)

  3. 3 mardun Maret 4, 2009 pukul 7:49 am

    memang sejak awal sudah terlihat kalau izec adalah orang yang dikuasai kebencian dan rasa iri, jadi kelihatannya emang dia gak bakal bagus kalo jadi pemimpin….

    bagi saya yang lucu kan cuma melihat betapa giatnya si Montana mengumpulkan dana kemanusiaan (dimana dalam setiap kegiatannya dia selalu mengenakan pakaian yang bertuliskan namanya :P )

    kemudian dia sampai berani bersumpah demi Tuhannya kalau dia tidak sedang kampanye, dan ternyata akhirnya kegiatannya dikampanyekan…

    ya memang selera humor orang beda-beda sih, tapi bagi saya ini luuuuucuuuuu banget :P

    @Dnial
    ya beda to sama jadi presiden BEM dan masuk partai Dan, itu kan tidak memanfaatkan penderitaan orang lain :P ? trus kalo bikin kegiatan kemanusiaan perlu tah bawa atribut berlebihan, untunglah semua ini hanya terjadi di Kalamori, bukan di Indonesia :P


Tinggalkan Balasan




This Blog Has Been Read

  • 93,607 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

a