Kemarin saudara sepupuku menikah (akhirnya menikah juga dia
) . Nah, seperti lazimnya pernikahan, keluarga-keluarga dari berbagai penjuru tentunya berkumpul. Momen seperti inilah yang jarang terjadi dan selalu saya nanti-nantikan. Karena ketika saudara-saudara orang tua berkumpul, berarti saatnya menimba ilmu (yang jauh lebih berharga daripada rongsokan yang dijual dengan kemasan Full Day School
).
Bersama kakak saya, pertama-tama kami menimba ilmu dari oknum paman kami yang menekuni bisnis perbankan (nama terpaksa tidak disebut demi kenyamanan bersama
). Lumayan, dari diskusi kurang lebih 1/2 jam rasanya sudah seperti kemping seminggu di BEI (Bursa Efek Indonesia). Betul-betul pelajaran yang sangat berharga buat kami berdua. Ternyata dalam kamus bisnis tidak dikenal istilah krisis global. Semakin banyak pihak yang menjadi korban krisis, makin banyak pula pihak yang mengambil untung.
Pelajaran berharga berikutnya datang dari seorang oknum paman lagi yang memang lebih menekuni dunia rohani. Beliau sih cuma nyeletuk saja waktu kami lagi berdiskusi.
Ingat ya, kalau ada orang yang membawa-bawa agama ke dalam bisnis, itu sudah pasti nipu
Sebuah celetukan yang tajam namun saya amini dengan 200% keikhlasan
. Meskipun saya mengamini karena pengalaman juga mengajarkan seperti itu, tetapi substansi dari celetukan paman tersebut tidak akan saya bahas karena saya bukan ahli agama apalagi orang yang suka mengaku-ngaku sebagai ahli agama
.
Intinya, di jaman serba krisis ini berhati-hatilah terhadap tawaran apapun. Terlebih lagi kita harus ekstra hati-hati terhadap tawaran yang melampaui batas-batas konteks seperti agama maupun aliran kepercayaan
.








Hmmm…….
No agama dalam bisnis?
What about spiritually enhanced business system?
wah kalau spiritually enchanced silakan saja selama itu keputusanmu sendiri.
Tapi kalau itu merupakan salah satu point yang digunakan untuk “merayu” agar mau bergabung, hmmm……….
Ooohhh….
Itu tuh poinnya.. mengatasnamakan agama untuk merayu masuk ke bisnis kita.
Saya salah tangkap, sodara.
jadi? sekarang kamu memutuskan untuk mau merambah dunia bisnis?
#dr#
ingat saudara, jangan pelihara hobi tergesa-gesa menyimpulkan
lho sapa tau dun… kamu kan masih mencari-cari tempat yang pas untuk menghabiskan masa muda toh?