Sebelum membaca tulisan ini, ada baiknya membaca prolog saya tentang Cheat&Bug terlebih dahulu. Kalau tidak sempat juga tidak apa-apa kok, saya kan cuma promosi
. Dalam tulisan ini saya cuma akan membeberkan sebuah kasus yang sudah agak lama berlalu (sekitar satu bulanan). Sengaja saya tunggu agak lama karena dua alasan. Yang pertama sembari mengumpulkan data-data pendukung. Yang kedua supaya saya tidak dituduh provokator lagi
. Sebisa mungkin saya tidak akan menghakimi salah satu pihak (meskipun perlu
) tapi kalau memang ada tulisan saya yang terlalu menjurus harap dimaklumi hehehehe
Alkisah terdapatlah sebuah universitas tersohor di kota buaya. Sebut saja Institut Lito Dudutz (ILD) yang bersatus milik negara. Seperti layaknya universitas lain, untuk formalitas ILD ini menyebarkan brosur2 menarik untuk menarik minat para pengguna celana dan rok abu-abu. Dan seperti layaknya sebuah brosur, maka tentunya diiringi dengan janji-janji palsu manis mengenai keuntungan yang didapatkan oleh mahasiswa ILD. Nah diantara salah satu janji tersebut adalah diberikannya fasilitas internet secara gratis selama 24 jam setiap harinya kepada mahasiswa ILD.
Singkat kata, selama hampir satu dekade cara promosi seperti itu selalu menarik minat para calon mahasiswa. Salah satu yang paling diminati adalah adanya internet gratis. Nankai misalnya…. cowok imut berkacamata ini memang paling hobi dengan yang namanya komputer. Akhirnya dia berhasil mendapatkan NRP di jurusan Teknik Informatika.
Selama berkuliah dia berkenalan dengan Sheryn dan Ferdinand yang merupakan temannya satu jurusan. Selain itu hobinya cangkruk di warung kopi Sundries juga mengantarkannya berkenalan dengan sejumlah orang.. salah satunya adalah Bamz, mahasiswa jurusan Teknik Elektro (tokoh ini akan kita bahas nanti di episode selanjutnya).
Singkat kata, selama 8 semester perkuliahan, Nankai, Sheryn, dan Ferdinand merasakan adanya keganjilan. Internet gratis yang dijanjikan rupanya hanya isapan jempol belaka. Hanya untuk membuka halaman www.google.co.id saja bisa memakan waktu hampir 5 menit
.Mereka pernah mengkonfirmasikan hal ini pada dosen yang mendevelop sistem di ILD, sebut saja pak GM. Namun selalu dijawab dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal seperti tidak ada dana dan fasilitas yang minim.
Trio sinting ini tentu tidak percaya begitu saja, sebab media massa selalu berisi tentang ILD menerima proyek ini, itu, dan banyak lagi. Proyek-proyek itu juga bukan dari orang sembarangan. Ada yang dari pejabat, mentri, bahkan presiden. Masa kampus seperti ini tidak bisa bayar internet?
Karena tidak tahan lagi merasa ditipu sekian lama, akhirnya mereka bertiga mengambil langkah drastis. Untuk membuktikan benarkah koneksi internet di ILD memang lambat bin lemot mereka memutusan untuk mencobanya sendiri. Dengan ilmu dewa yang mereka dapat dari pertapa antah berantah… mereka mencoba berinternet ria dengan menggunakan hak akses milik si GM (dosen yang pandai memberi alasan).
Apa yang terjadi? ternyata koneksi internet yang mereka dapatkan sangat lancar bahkan berlebih. Rupanya si GM memang jago berbohong, pikir mereka. Awalnya rahasia kebohongan GM dan akses internet supercepat ini mereka simpan sendiri. Mereka hanya menggunakannya untuk keperluan yang benar2 mendesak seperti download update dari program-program yang mereka butuhkan. Sekali-sekali memang mereka juga berbuat “nakal” dan men-download film ataupun lagu.
Selama melakukan hal tersebut, mereka sama sekali tidak merasa bersalah. Mereka hanya berpikir untuk mengambil kembali apa yang sudah menjadi hak mereka sesuai janji pada brosur. Semunya berjalan baik-baik saja sampai suatu saat Ferdinand melakukan kesalahan fatal. karena iba pada Shinta, gadis manis yang lama ditaksirnya, akhirnya Ferdinand membagi “ilmu dewa”-nya pada Shinta (waktu itu doi beralasan ingin mencai jurnal untuk skripsi). Berawal dari Shinta, akhirnya rahasia tersebut beredar dari mulut ke mulut. Bisa ditebak, akhirnya banyak yang menyalah gunakan ilmu dewa tersebut untuk berbuat nista (download bokep, carding, dll).
(bersambung)








yg dijanjiin kan internet gratis
bukan internet yg bisa ngebut
*penasaran nunggu episode berikutnya
Aksi tipu2? Bento kah si GM itu?
sep… metode posting blog yang baru…
dunia boleh beda, tapi maksud dan tujuan tetap mengena (yang penting nggak dituduh mencemarkan nama baik :p )
wah pake istilah NRP juga yah untuk nomor induk mahasiswanya, kayak tentara, kayak dikampus saya itu
hehehe
mmm sy dapat internet gratis malah setelah masuk lab, kira2 tahun ke 4
saya satu kata satu bahasa sama mas caplang…
hmmmm… jika ada lowongan dosen di ILD ndaftar ae dun ..
siapa tau suatu saat bisa jadi GM ILD sehingga internet ILD bisa semakin cepat. tidak perlu tipu2an lagi .
Wes, dun… POKOKNYA mereka salah!
Alasannya? Kata Saya mereka Salah! Titik!!!
Mendukung Ferdinand depak si GM!
bukane robin hood itu pada dasarnya tetap penjahat?
sepakat ma komen #1
mungkin pimpinan ILD takut jiakalu fasilitas inet 24 jam dan cepat akan disalahgunakan. mungkin dengan pertimbangan yang sama ketika pemerintah memutuskan mensomasi youtube gara-gara heboh film fitna, jadi teringat pendapat bapak menteri kita ketika menanggapi somasi tsb:
ga mungkin kan kita mengawasi pemakaian inet satu-satu, ya pilihannya kita kecilin saja bandwidth-nya. supaya cuman bisa buka situs lokal di jaringan LAN saja
mm.. yg penting gratis kan
salam kenal ya.
ditunggu sambungannya, siyal banget lagi serius diputus.
mungkin, atau iya, sah-sah aja kok kaya-nya

*jadi inget masa lalu*
Cerita tentang salah satu organisasi yang melakukan social hacking untuk membuka benwit selebar-lebarnya untuk para anggotanya bakal masuk nggak?
kelewatan….
lanjut, kang, ceritanya…
tarikk!!!
.. bagi-bagi ilmu itu wajib kang, apalagi menyangkut yg gratisan
saya bukan ya? semoga tidak… :p
*menunggu episode selanjutnya*
updet
updet
updet
updet
Siapa yg menipu dia kena tipu? akh ga tau lah