Jadilah anak yang rendah hati, tidak sombong, dan rajin menabung
Wejangan guru-guru SD saya dari kelas I sampai kelas VI kurang lebih seperti itu. Waktu itu memang kami semua diwajibkan menabung di Tabanas Bank BTN (sekarang masih ada nggak ya?). Meskipun cuma seratus rupiah per minggu (dan bukan uang sendiri melainkan pemberian orang tua), tapi ternyata hasil akhirnya berkembang diluar perkiraan saya.
Awalnya terjadi sewaktu saya SMP. Kami sekeluarga pindah rumah karena digusur oleh (almarhum) Walikota saat itu. Sewaktu menata barang-barang di kamar baru saya, sebuah buku tabungan lusuh tiba-tiba muncul dari tumpukan barang. Dari keterangan di dalamnya, terakhir kali saya menabung adalah setahun yang lalu. Akhirnya muncul ide untuk mengambil sekaligus menutup tabungan tersebut. Karena waktu itu hari minggu, saya putuskan untuk melakukan keserakahan rencana ini besoknya sepulang sekolah.
Esok harinya sepulang sekolah, saya segera menuju Bank yang bersangkutan. Lokasinya memang berdekatan dengan SMP saya (yang sekarang sulit dibedakan dengan bangunan penjara). Setelah berbasa basi sebentar dan mengagumi kemegahan Bank tersebut, akhirnya tiba waktu untuk mengeksekusi buku tabungan itu. Betapa terkejutnya saya, ternyata selama tujuh tahun (enam tahun sekolah plus satu tahun SMP) total tabunganku mencapai Rp. 1**.***,00. Kurang lebih berkembang 1000 kali lipat dari modal awal yang hanya seratus rupiah.
Ternyata menabung tidaklah semudah yang dibayangkan. Setidaknya hal-hal inilah yang dibutuhkan:
- Konsistensi, lebih baik sedikit-sedikit namun terencana daripada sekali tabung banyak, lalu berhenti, lalu langsung diambil banyak
- Kontrol diri yang ketat. Kalau ingin menabung dengan baik kita harus bisa
pelithemat. Harus tegas terhadap pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, terutama pada diri sendiri. - Tempat menabung yang terpercaya. Bisa Bank (ada yang bilang haram sih
), bisa bantal (pastikan tidak ikut tercuci), atau titipkan pada orang lain yang galak dan pelittegas. Atau anda bisa sembunyikan di tempat yang hanya anda yang tahu (sela-sela tumpukan kardus rokok misalnya
) - Dan yang terpenting adalah penghasilan. Kalau tidak ada penghasilan, apa yang mau ditabung? Kalau masih kecil sih gpp kita nabungin duit ortu, kalau kuliah nabungin duit beasiswa atau hasil kerja. Tapi kalau udah gak sekolah lagi dan
harus punya NPWPcukup umur, segera rencanakan tabungan anda
Yah, mungkin itu saja sih tips menabung yang bisa saya berikan. Saya yakin semua orang juga sudah tahu, tapi kalau memang bisa membantu syukurlah
. Dan kenapa tiba-tiba saya membahas tentang menabung? sebab saya sedang bingung. Setelah beberapa saat menabung dan terkumpul sejumlah uang yang nominalnya tidak seberapa, saya jadi bingung. Saya dihadapkan pada pilihan untuk menggunakan uang tersebut setelah sekian lama tabungan saya tidak tersentuh.
- Membeli sebuah barang yang saat ini paling saya inginkan
- Membeli tiket Pulang-pergi ke luar pulau untuk menemui orang yang paling saya inginkan
Enaknya pilih yang mana ya? sebenarnya kecenderungan sih sudah ada, tapi yang jelas untuk saat ini hanya salah satu yang bisa dipilih. *Kembali minta petunjuk di Yggdrasil*








Wew, jarang-jarang bisa pertamax di blog-nya salah satu seleblog ini. Numpang treak dlu ya. Pertamax!!!
Hmmm sebenarnya pilihannya gak sesulit itu kok Om Mardun. Mari kita coba terapkan asaz manfaat pada keduanya, sebut saja pilihan pertama sebagai barang dan kedua sebagai orang.
Jika anda memilih barang, mungkin setelah anda membeli barang itu anda akan merasa puas. Kemungkinan juga barang itu akan bisa menyenangkan hati anda, namun untuk kurun waktu yang relatif singkat dan terbatas. Barang lak yo isok rusak to.
Jika anda memilih orang, mungkin sekilas terlihat “eman”. Eiitss, tapi siapa tahu berawal dari pertemuan itu anda bisa mendapatkan seseorang yang bisa mendampingi dan menyenangkan hati anda untuk selama-lamanya. huehuehue…
sampe skarang malah ga bisa nabung syaah

menabung itu susahhhhhhhhhhhhhh
Sedikit demi sedikit (konon kabarnya) lama2 menjadi bukit. Tapi seberapa lama ya hehehe
Enaknya buat beli pulsa untuk menelpon yang disana dan meminta yang disana untuk datang dengan membawakan barang yang diinginkan hehehehe
salah satu cara lagi uang tabungan diserahkan ke orang tua. Kalau aku kadang kalo ada uang cepat habisnya maklum mata ini membelalak mulu
Aduch…kuote-nya parah…
*baru nyadar nich*
Tolong diperbaiki ya Bro
yang poin 3 penghasilan blm didapat mas..jadi nabung nya pas ortu kasih duit jajan..:p
lha ini bianca-ku hasil menabung dun
Menabung itu perlu. Sangat perlu. Bukan untuk kaya. Untuk menjaga kalau-kalau ada keperluan mendadak. Bisa juga untuk rencana masa depan, he he he. Membeli sesuatu yang di ingini?, Apa dulu, dong?, Penting or not?. Ah, kalau saya mendingan beli tiket dan menemui tu orang, he he eh he.
Kenapa yah, buat saya nabung itu super susaaaah…
Orangnya ada di mana? Papua? Kan di luar pulau katanya.
“titipkan pada orang lain yang galak dan pelit tegas”
aghayayhayayhayaha….
saia titifin ke facar saia :blush:
dan facar saia entah nabung dimana…
dan juga duid saia sekarang uda brafa…
saia taunya cuma nyetor doank..
hikz..ntar kalo futus gimana yah?
Saya ini anak tampan, keren, ngganteng, supel, ramah, baik hati, suka menabung dan menyiram tanaman…
saran ik…
3. uang tersebut ditabungkan kembali
ditabung dikotak amal aja..
*angel mode on*
tabungannya dibelikan barang yg paling diinginkan aja (untuk orang lain). Jadi lupakan yg paling diinginkan yg jauh di luar pulau………
Asal jangan menjadi pelit terhadap diri sendiri demi menabung. ada orang yang rela bersusah payah hingga seperti tidak menikmati hidupnya karena sangat ingin menabung. kaya di masa depan, tapi apakah hidup sekarang tidak layak dinikmati?
#siawhietji#
wah, saranmu boleh juga luk… sepertinya kamu juga sedang menghadapi masalah yang sama ya?
#almascatie#
memang… yang gampang kan caranya
#deking#
saya kok tidak terpikir ya? berarti memang benar kalo saya selalu menganut prinsip “selalu ada pilihan ketiga”
#grak#
ya itu salah satunya yang saya maksud orang lain yang tegas
#andi bagus#
bagus-bagus, harus dibiasakan sejak kecil
#vend#
iya iya, pamer nih
#hanna#
betul… menabung memang penting. Dan memang sepertinya sih menemui orang itu memang lebih penting
#qzink666#
sudah dicoba tips-tipsnya?
#calonorangtenarsedunia#
ada deh……
#Hoek#
ya entar kalo futus tinggal ajukan tagihannya saja kawand
#rozenesia#
hanya sayang narsis dan sering
ngibulterlalu pede#celotehsaya#
hm…… lihat-lihat sikon deh
#klikiri#
itu mah beda lagi alirannya
#alief#
wah, pilihan itu juga kayaknya boleh
*bingung, pilihannya jadi banyak*
#galih#
ya ini Lih, salah satu kebimbanganku memilih cara menikmati hidup saat ini
mampir mas. salam kenal.
di darat kita udah kenal kayaknya. tapi baru sekali ini mampir.
Iya tuh menabung sulit banget. Malah sekarang lagi banyak utang nih.
Oya tak sambungin ke rumahku ya..
tengkyu
menabung itu mudah, membelanjakannya lebih mudah lagi
(
ah, posting bagus. semoga bisa jadi inspirasi buat banyak orang
jadi mungkin asuransi, reksadana, ato logam mulia bisa lebih aman daripada tahapan/tabanas.
sedikit tambahan dari aku: cari instrumen tabungan yg susah diambil duitnya. kartu debit itu bisa membantu orang memudahkan transaksi, tapi bisa juga jadi lubang kebocoran yg sering susah nutupnya
aku wes konsisten tapi kok gak ngumpul2 yo? (konsisten nabung dan konsisten narik
)
Aku suka nabung. Tapi lebih suka lagi kalo suruh narik uang tabungan dan ngabisinnya.
Karena kamu
sepertinyarajin menabung, apa uangku tak titipin kamu aja?wah makasi panduannya… bisa buat belajar hemat ni
#dodo#
menabung hutang?
sambungin aja
, tapi ati-ati sama PLN
#dr#
iya kep, aku tau kok barang belanjaan favoritmu
tapi kalo bisa sebelum menabung jgn lupa siapkan dana taktis untuk bersenang-senang
#Fahmi#
iya…. menabung juga bisa dilakukan dengan membeli aset. Emas misalnya, karena nilainya akan selalu mengikuti perkembangan
#de#
pantes
#calonorangtenarsedunia#
boleh boleh….. *kontak teman-teman, siap-siap transaksi*
#anang#
sama sama, semoga bermanfaat
Masalahnya itu, bro, bukan di menabung.
Cuma menaikkan grafik saldo itu
Abis, selama ini tabungan cuma jadi tempat transit sementara sih
nyah…kalo nabung di bank…nabung aja di BRI…atmnya paling susah dicari…..
*uh, kapan tabungan saya bisa sampai 12 digit ya ?*
enaknya, tabungannya nggak diapa-apain aja. lho… ini pilihan juga kan, siapa tau ada keperluan yang sangat-amat-sangat mendesak.
*misalnya rencana menikah dalam waktu dekat*Ndak, sayangnya terlalu sering gombal…
PeDe sama narsis positif kok… *bela diri*
tabungan saya cuma ada diperut
*harus menabung *
Tentunya saya memiliki brankas tabungan yang cukup tersembunyi untuk menabung semua penghasilan…
#alex#
belajar nabung pelan-pelan aja Lex (halah sok bijak)
#celotehsaya#
iya, unit dan cabang paling banyak tapi ATM paling sedikit
#Fertobhades#
*mengharapkan hal yang sama*
hehe, masalahnya definisi mendesak itu juga agak rancu sih bang
#Rozenesia#
ya ya ya, pembelaanmu bagus juga
#K#
itu mah bukan tabungan, harus cepet-cepet ditarik di ATM bro
#Mihael “D.B.” Ellinsworth#
wawwwww, brankas? sepertinya kamu berbakat jadi orang kaya deh
kalu yang disetor tiap pagi dengan adegan nongkrong ataw jongkok, termasuk tabungan juga kan???
umm.. saya ikhlas koq ngasihnya
saya masih suka naro duit di bawah baju dalem lemari
lumayan buat beli bengsin motor
Lek wis cukup, piye lek nikah ae dun
*bertekad untuk menabung
hiks…..
buku tabungan saya cuman jadi syarat spy bisa punya ATM…
yg dipegang terus ya ATM-nya…
sekalinya nabung, transaksi yg terdaftar adalah :
~saya nabung ke Bank : 1 baris
~saya ngambil duit : 2 lembar!!!
Iya dun, Buat nikah aja…
Mungkin dibeliin cincin buat tunangan kayak si Bahamuth itu…
Wah-wah, kalau beli cincin ati2 tapi, entar kayak bahamuth yang menyesal karena harga emas turun hehehe..
suka nabung.. suka juga mengambilnya pa lagi ada atm..
ujung-ujung nya ya saldo = 0,00
Waktu ngambil saldo, duit 100ribunya dibalikin pake recehan 100an ga??
nabung di BRI, kalo mau ambil ATM harus jalan 2 kilo-an…
jadi terpaksa hemat degh
#ordinary#
saya tambahin punya saya deh kalau perlu
#caplang#
mending, kalau saya saya selipin diantara kardus barang dagangan yang menumpuk
#Hendrawan#
kapan undangannya nih?
Seperti kamu muth?
#niez#
entar tabungin ke akau aja
#imil#
emang ATM-nya ITS ada bukunya?
#Dnial#
nikah? cariin dong cewek yang mau nikah (baca nikah bukan pacaran) sama seorang laki-laki nggak jelas dengan
pekerjaangaji nggak jelas#alief03#
Tenang, siapa tahu nanti kalau aku nikah harga emas sudah 10 ribu per kilo
#khuclukz#
atmnya titipin aku aja
#auringonpaiste#
ya enggak lah, bisa jebol tas sekolahku entar
#celotehsaya#
kasiaaaan. BRI di mana sih? kotanya terpencil ya
*OOT*
tanggal 10 November besok ada halal bihalal blogger surabaya
Ahh… sayang, padahal kalo ada kan bisa latian renang kaya Paman Gober tuh
pilih nomor 2 aja mas, barang kan masih masih bisa di-beli, di-kredit juga masih memungkinkan kok
kesempatan untuk ketemu itu, belum tentu datang 2x
@atas saya
setuju!!!!
*siyul2*
oiya, aku blum milih ya…
nomer 2 !!
ntar ketemu aku, mas..ihihhiii…
met hari pahlawan…. yuk jadi pahlawan mulai dari diri sendiri dengan menabung…. rajin menabung = hemat, hemat pangkal kaya…..
Klo aku dulu pernah nabung di celengan ^^ Tapi, ga pernah sampai ngumpul banyak ! Soalnya setiap pengen maen game, mesti aku congkel duitnya lewat lubang celengan itu ^^ Ajarin nabung PLeaseeeee T_T
tabungan saya di celengan nobita itu… *ngelirik celengan kotak pos warna merah*
jadi kapan kamu beli tiket ke jakarta?
nabung itu nyiksa diri hwaaaaaaaaa
emang sih, zaman sekarang susah banget buat nabung.. buat kebutuhan hidup sehari2 aja kurang… hehe…
skarang susah banget nbung aku aja yang pelajarrr borosnya minta ampiunnnn?????!!!!!
apalagi mau nabungggg kapan bisanyaaaa???
pacar aja udhhh marahhh2 aku boross apa lagi klo udah nikahhhh ampunnnnn kali ini aku ngakk bakalan borosss???
aku janji dngn diriku sendiri
Menabung di Bank atau di Prulink
Menabung di Bank atau di Prulink
Menabung di Bank atau di Prulink
Menabung di Bank atau di Prulink
Menabung di Bank atau di Prulink