“Mber…. kapan kamu berangkat?” tanya Valentino pada Amber. Pria muda itu tampak begitu memperhatikan gadis yang sudah lima tahun lebih jadi temannya. Dengan tampang cuek Amber menjawab “Besok Pagi,”. Val pun menawarkan dirinya untuk mengantar Amber ke stasiun. Dan untuk pertama kalinya Amber mengiyakan tawaran tersebut. Kalau bukan karena citranya sebagai cowok pendiam dan cool mungkin Val sudah melonjak kegirangan. Wajar saja, diam-diam dia memang naksir dengan teman yang namanya mirip dengan kota asalnya tersebut. Nama itu juga serasi dengan teduhnya suasana rumah Amber yang pernah dikunjunginya.
Buzz!!! tiba-tiba sebuah nama yang tidak disangka nongol di layar komputer Val. Rupanya Amber mengajaknya chatting. Moodnya yang sudah jatuh karena beberapa hari tidak mencium bau Amber seketika naik lagi. “Ada apa Mber?” ketiknya basa-basi sambil senyum-senyum sendiri.
amber_rose: eh aku boleh tanya?
val_vinsai: apa?
amber_rose: kamu kan co’
val_vinsai: ya…..
amber_rose: kalau ada cewek yang perhatian sama kamu sikapmu gimana?
Lanjuuut








Yang Baru Komen