Kalau Sama-Sama Salah Kenapa Cuma Satu Yang Dihukum

Wah, sudah luaaaama banget nggak ngisi ini blog. Ternyata susah sekali menahan rasa kangen untuk mengisi buku harian online yang satu ini (Kumat deh mellownya).

Btw, lagi-lagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bikin perkara yang lucu lagi. Karena melakukan demonstrasi pada tanggal 6 Maret 2007, akhirnya tiga orang mahasiswa mereka kena skorsing. Tiga orang naas tersebut adalah Tomy Dwinta Ginting, Yuliani, dan Benny Ihwani. Mereka diskors selama dua semester karena dituduh mencemarkan nama baik kampus. Tuduhan itu dialamatkan gara-gara mereka bawa poster yang tulisannya “ITS Anjing Lapindo”, lucu banget deh.

Jelas aja kasus ini mengundang polemik banyak pihak. Bahkan sempat dibahas oleh DPR-RI dan Mendiknas lho. Bukan cuma pejabat aja, bahkan dosen-dosen kampus lain dan artis-artis serta LSM juga ikut-ikutan dalam “Anjing-Gate” ini. Mereka beramai ramai menyatakan dukungannya terhadap Tomy cs.

Pihak Kampus juga tidak mau kalah, bahkan para dosen ikut menjelek-jelekkan ketiga mahasiswa ini dalam beberapa kesempatan (Baca Perkuliahan). Mereka juga sampai mencari dukungan dari pendiri ITS yang sudah sepuh sekali. Juga dari alumni yang paling juga sama-sama nggak ngertinya tentang masalah ini (Termasuk aku, hehehe).

Karena nggak ngerti aku nggak komentar sih, aku memang “Kurang” setuju dengan kata-kata “ITS Anjing Lapindo”, pantesnya sih “Si N anjing Lapindo” atau “Si M Anjing Lapindo” aja. Bahkan kalau tunjuk nama seperti itu, kata-kata anjing masih terlalu sopan mengingat apa yang telah begundal (Saya nggak bilang ITS lho ya) itu lakukan.

Jadi kalau memang ITS itu konsisten, ya yang dihukum jangan cuma tiga mahasiswa itu aja dong. Begundal alias bajingan alias haram jadah yang bertanggung jawab dengan masalah-masalah Lapindo (Yang konon menurut pengakuan salah seorang anggota tim dari ITS masih menunggak 500 juta untuk ongkos survey) harus ikut dihukum dong.

Kalau terus-terusan yang dihukum hanya mahasiswanya doang, ya nggak salah kalau pada akhirnya dukungan terus mengalir. Dan ujung-ujungnya nama ITS juga yang bakalan hancur karena ulah segelintir oknum yang mengatasnamakan ITS untuk mengambil keuntungan dari warga korban lumpur Lapindo.

Berikut ini daftar tokoh yang sudah menyatakan dukungannya terhadap 3 mahasiswa ITS di media massa:

  1. Rieke Diah Pitaloka, artis dan Politikus
  2. Ringgo Agus Rahman, Artis dan Mahasiswa Unpar
  3. Martono, Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya)
  4. Herlambang, Dosen Fakultas Hukum Unair
  5. Walhi, LSM peduli Lingkungan
  6. Mas Eko Prasetyo, Penulis Buku Orang Miskin Dilarang Sekolah

Jadi, anda dukung siapa? :)

12 Tanggapan ke “Kalau Sama-Sama Salah Kenapa Cuma Satu Yang Dihukum”


  1. 1 kakilangit Juli 24, 2007 pukul 6:45 am

    Wah sama, gw juga g begiotu mengikuti kasus ini, jadi kesindir sama ucapanya mas “kurniwa” :D

    “Sekitar 75 persen data ITS tidak cocok dan selisihnya banyak,” kata Imron Rosadi, Koordinator Warga Desa Kedungbendo di Sidoarjo pada Selasa (3/7).

    Sekitar 50 persen data bangunan di Perumtas tidak cocok. Tim ITS berpatokan pada bangunan pokok. “Padahal rumah kami sudah direnovasi,” kata Kus Sulaksono, Koordinator Warga Perumtas.

    Tapi kalo menurutku itu ya oknum penelitinya tuh yang udah malu2in ITS. Yah bisa diartikan para pemegang keputusan ITS yang udah mencemarkan nama baik its.

    bayangin aja, gara2 hasil penelitian kayak gitu, masak kita masih bisa bangga ngaku sebagai anak ITS di depan warga korban Lapindo. Ya itu karena nama ITS udah tercemar.dan tercemarnya bukan karena demonya si Tomy dkk.

    Berarti yang harus mendapat tuduhan mencemarkan almamater ya para pemegang kekuasaan, dan yang harus dihukum ya mereka. Diskorsing 2 semester juga boleh.

  2. 2 mR. Black Juli 24, 2007 pukul 11:34 am

    Wah, masalahnya jadi serumit ini.
    Ane belum paham masalahnya, baru dengar2 sekilas dari kajur ane yang timnas lapindo juga! Tapi gak fair kan kalo dengar dari satu pihak. Jadi nanti aja komen lagi, pas ane paham. ;-)

  3. 3 vendy Juli 24, 2007 pukul 5:40 pm

    beginilah kampus kita, tempat segala macam ke-tidak-fair-an terjadi..
    btw, OOT, daniel kok blom komen ya? *celingak-celinguk* :roll:

  4. 4 peyek Juli 24, 2007 pukul 10:24 pm

    jelas dukung mahasiswa tsb!

    bukankah beberapa Universitas kita adalah pencetak anjing-anjing masa depan?

  5. 5 dnial Juli 26, 2007 pukul 2:34 pm

    *tersummon*

    Eh.. he.. ada apa ini?

    Kamu alumni tahu apa?
    Kamu yang mahasiswa, juga. Lulus aja belum!
    Apalagi orang2 di Porong sana, lulus SMA aja belum tentu.
    Mereka dipercaya? mau jadi apa bangsa kita ini?

    Percayalah, kami ini sudah insinyur, S2, S3 bahkan Post-doctoral sudah kami telan semua!
    Semuanya sudah ada prosedurnya. Kalau salah, berarti salah prosedurnya bukan salah kami dong.

    Enak aja bilang nama ITS tercemar gara2 kami!
    Itu semua gara2 mahasiswa2 lontong yang mbuka-buka aib, pakai pisuhan segala, apa itu? Nggak intelek! masak mereka dipercaya??? Mau jadi apa bangsa kita???

    Coba nggak dibuka? Nggak bakalan tahu kan? Nggak bakalan tercemar kan?

    Apa kata dunia, kalau kami rektorat tak bisa berkelit dan melempar kesalahan?

    *OOT*
    T**k!!!! komenku di its.ac.id nggak di-approve!!
    Dasar wartawan kok penjilat!!!
    Dan pasti pembelaan rektorat lebih cerdas dari ini….

    *fade away*

  6. 6 mardun Juli 26, 2007 pukul 6:20 pm

    #Kakilangit#
    Apalah artinya kredibilitas dibanding uang 500 Juta (Itu yang masih nunggak lho, belum totalnya) :P

    #Mr Black#
    Selamat mencari, menirukan ucapannya pak rektor, “jangan temui orang yang salah” hehehe

    #Vendy#
    Sampai-sampai Rektor yang baru menjadi rektor yang tidak punya kedaulatan kan :P

    #Peyek#
    ehm, bukan saya yang bilang lho :)

    #Dnial#
    Ini kepribadianmu yang mana lagi dan? hehe guyon kok.
    timbang misuh-misuh nang kene, Delon ae pisuhono, dia kan sekarang sudahjadi redaktur di sana :)

  7. 7 dr Juli 28, 2007 pukul 12:05 am

    wes, kalo masalah its lagi males komen. welcome back aja deh pak wartawan… :)

    tapi… kamu ga hibernasi lagi kan???

  8. 8 mardun Juli 30, 2007 pukul 10:46 pm

    Aduh kep kep, kenapa sih? kamu trauma sama Sys 2007 ta?

    atau kamu masih mengejar impian eh si cewek impianmu itu ta? :P

  9. 9 kakap Agustus 4, 2007 pukul 12:56 pm

    Perkembangan terakhir bagaimana, Dun? Any update, please…

  10. 10 dimasrlp Agustus 11, 2007 pukul 1:28 pm

    duh….piye yo dun…aku selama ini yo ga enak karo arek2…biyen diewangi sampek gak turu…saiki aku mung meneng thok….ngurusi awak dhewe…

  11. 11 mardun Agustus 12, 2007 pukul 9:28 pm

    #kakap#
    Perkembangan terakhir sih kayaknya masih 50-50 deh. Jadi hasil PTUN belum jelas walaupun tanda-tanda kemenangan ITS mulai tampak. (Berarti banding nih :P )

    #dimasrlp#
    Ya gak papa lah ngeh, jadikan pelijaran eh pelajaran aja :P
    kalau kamu masih berdoa ya urun doa aja deh :)

  12. 12 Shelling Ford Agustus 26, 2007 pukul 8:59 pm

    aku setuju lho sama mas peyek, hohohoho!

Tinggalkan Balasan




This Blog Has Been Read

  • 44,608 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Juli 2007
S S R K J S M
« Apr   Agt »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031