Arsip untuk Maret, 2007

Diproteksi: Dialog Satu Tahun

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


Parkir Penghibur Hati

Tadi waktu wisuda sarjana ke 94 (kalo nggak salah) ITS aku menyempatkan diri untuk hadir. Banyak sekali kejadian lucu. Waktu aku lagi jagongan sama pak To (SKK, kependekan dari Satuan Keamanan Kampus) sambil membantu menemani mengatur tempat parkir sepeda motor, banyak sekali kejadian kejadian lucu.

Waktu aku baru sampai ke TKP, disana pak To masih sendirian sementara SKK yang lain mengatur di sektor lain. Aku langsung mengenali benda janggal yang menggantung di lehernya. Di lehernya terbelit sebuah dasi merah dengan motif garis-garis miring. Ternyata dasi itu milik orang yang tercecer, heran dasi kok tercecer :P .

Tidak lama setelah kita ngobrol ngalor ngidul datanglah pak Man. Dia menyandang sebuah HT yang berkali kali mengeluarkan komentar lucu seperti ini

Egois dan Terhormat, Munafik dan Nista

Setelah baca komen di tulisan ini, trus komen di tulisan itu, dan beberapa komen serta kejadian-kejadian di dunia nyata, akhirnya setelah sekian tahun memendam saya akan menumpahkan uneg-uneg saya dalam tulisan ini.

Entah kenapa, terutama di kalangan anak muda, gejala fatalisme dan skeptisme mulai menjamur. Setiap kali melihat sesuatu yang mereka sendiri tahu itu tidak benar, mereka enggan dan malas untuk berbuat sesuatu. Mantra sakti yang digunakan selalu berkutat pada

Memangnya aku sudah bener kok mbener-mbenerin orang lain

memang pendapat itu tidak salah, yang namanya mbener-mbenerin itu memang dilarang. Kalau salah ya salah, bener ya bener. Jangan sampai ada yang disalah-salahin atau dibener-benerin. lanjuuuut……

Kesengsaraan Mulai Coba Saingi Agama

Ada suatu cerita tentang kecelakaan paling konyol yang pernah saya tahu. Kejadian yang menunjukkan betapa terbelakang dan piciknya mental bangsa kita (kebenaran dijamin 95%, sebab saya dengar dari orang yang menangani kasusnya yang kebetulan masih kerabat, 4% kemungkinan karena kurang/kelebihan cerita, 1% kemungkinan bohong).

Jadi gini ceritanya, waktu itu di sebuah daerah di pulau jawa, seorang kenalan saya, sebut saja doni, dan temannya sedang mengisi bensin di pom bensin. Setelah dia selesai mengisi dia bermaksud kembali melanjutkan perjalanannya. Ketika dia keluar dari pom bensin dan memasuki jalan yang 2 jalur dan baru berjalan beberapa meter, dia melihat ada sepeda motor dari arah berlawanan yang melaju kencang. Karena khawatir (meskipun dia di jalur yang benar) dia menghentikan kendaraannya. Bukannya terus menghindar, eh sepeda motor ini malah melaju kencang melalui jalur yang bukan miliknya. Hasilnya sudah bisa ditebak. masa nggak tahu?

Bravo Indosat

Benernya sih aku lagi males nulis, soalnya aku lagi stress rada pusing mikirin si *****. Karena aku sok kuat tegar maka aku tetep nulis. Ternyata menulis bisa jadi sarana untuk me-rileks-kan pikiran lho.

Pada tulisan kali ini perkenankan saya memberikan tepuk tangan (ada emoticon untuk standing ovation nggak ya?) yang sangat meriah untuk Indosat atas sumbangsih dan kemajuannya dalam pembangunan emangnya apa?

My Programming Personality

Ikuti aja tes ini di sini

Your programmer personality type is: DHTB

Jurusan Sarjana Perparkiran?

Pertanyaan 1 : berapa gaji yang diterima fresh graduate rata-rata di perusahaan swasta?
Jawab : antara 1,1-1,7 juta perbulan

Pertanyaan 2: Berapa gaji pokok yang diterima pegawai negeri sipil fresh graduate?
Jawab : (referensi dari seorang PNS, jadi jgn protes ke saya) 900 rb perbulan

Pertanyaan 3: Berapa gaji pokok pegawai negeri sipil dengan gelar S-2?
Jawab : (sama) sekitar 1,1 juta per bulan

Pertanyaan 4: Berapa penghasilan seorang tukang parkir sebuah warung minuman dengan dengan omset 1,3 juta per hari?
Jawab : Kurang jelas, tapi dia sudah bisa naik haji 2 kali (cuma dari usaha parkirnya).

Pertanyaan 5: Berapa penghasilan seorang tukang parkir studio foto?
Jawab : sekitar 2,5 juta perbulan (udah keseringan saya singgung nih,80-100rb perhari) lantas?

Kok ya Tega……………….

Hari itu, waktu aku sama temanku mau ke Semarang atas (bagian atas kota semarang). Seperti biasanya kita melewati jalan tanjakan yang ada belokan (agak) tajamnya. Waktu itu kira-kira jam setengah 5 sore-an. Kondisi jalan sudah lumayan ramai dan padat. Sebagian besar didominasi oleh mobil mobil yang sudah mulai menyalakan lampunya.

Sejak lampu merah sebelumnya, didepanku ada sepeda motor yang dinaiki oleh satu orang. Dari perawakannya kira-kira dia itu ibu-ibu yang berumur 35-40 tahunan (nggak jelas soalnya cuma dari belakang). Entah kenapa aku dan temanku terus mengikuti dia dari belakang dan tidak bermaksud menyalipnya sama sekali, mungkin karena aku memang capek habis jalan-jalan seharian. ada apa dengan ibu itu?

Cermin Ada Dimana-mana

Sore itu, setelah suatu pertandingan bola voli di sebuah kampus negeri di Surabaya, diadakan evaluasi di sebuah kantin didepan sebuah laboratorium bidang minat di sebuah jurusan di kampus tersebut.

Edo : Mainku opoo yo mas? (permainanku kenapa ya mas?)

Vanek : Kon iku kakean sambat do (kamu itu terlalu banyak mengeluh do)

Edo : Opoo emange mas? (memangnya kenapa mas)

Vanek : Kon iku nek sambat malah ngaco, wis ta gak usah dipikir, gak ngarah gak nek mbok pikiri terus mengko kon dadi iso (kamu kalau mengeluh malah jadi ngawur, sudahlah nggak usah dipikir, nggak mungkin kalau kamu pikirkan terus lantas kamu jadi bisa).

Edo : Ooo ngono yo mas, terus aku kudu lapo? (ooo gitu ya mas, terus aku harus bagaimana? ya harus begini


This Blog Has Been Read

  • 96,767 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Maret 2007
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

a