Arsip untuk Januari, 2007

Manakah Tim Anda?

Merujuk pada tulisan saya sebelumnya tentang Team Work Building dimana saya mengajukan permainan “memasukkan paku ke dalam botol” untuk mensimulasikan sebuah tim, maka sementara dapat digunakan 4 macam cara untuk bermain yaitu:

  1. Semua pemain boleh melihat dan berbicara.
  2. Hanya satu pemain yang boleh melihat dan berbicara, yang lainnya harus menutup mata.
  3. Semua pemain boleh melihat dan berbicara hanya untuk menanggapi instruksi dari pemberi instruksi yang telah disepakati.
  4. Hanya satu pemain yang boleh berbicara, yang lain hanya melihat, diam, dan menjalankan perintah.

Nah dari 4 macam cara bermain inilah kita akan dapat memilih tim mana yang paling cocok dengan karakter kita dan teman-teman kita.

Lanjutkan membaca ‘Manakah Tim Anda?’

My Superhero And Super Villain Within?

You are Green Lantern

Green Lantern
100%
Superman
90%
Hulk
85%
Robin
75%
Supergirl
65%
The Flash
60%
Batman
50%
Wonder Woman
45%
Spider-Man
40%
Catwoman
40%
Iron Man
20%
Hot-headed. You have strong
will power and a good imagination.
Click here to take the “Which Superhero are you?” quiz…

You are The Joker

The Joker
60%
Mr. Freeze
56%
Mystique
52%
Poison Ivy
50%
Magneto
44%
Riddler
42%
Apocalypse
40%
Lex Luthor
40%
Dr. Doom
40%
Venom
40%
Two-Face
36%
Catwoman
33%
Dark Phoenix
22%
Green Goblin
20%
Kingpin
16%
Juggernaut
4%
The Clown Prince of Crime. You are a brilliant mastermind but are criminally insane. You love to joke around while accomplishing the task at hand.
Click here to take the “Which Super Villain are you?” quiz…

Botolnya Buat Apa?

Waktu aku lagi mengeringkan badan di kampus (kehujanan waktu mau menyerahkan daftar nilai) tiba-tiba temanku dari Riau SMS. Dia tanya alat-alat apa yang bisa digunakan untuk simulasi materi “Team Work Building”. Lalu aku jawab Tali, botol aqua, dan paku.

Lantas kujelaskan tentang cara bermainnya. Pertama-tama bagi peserta menjadi kelompok beranggotakan 4-8 orang. Kemudian ikatkan paku di tengah-tengah menggunakan tali yang melingkari pantat mereka semua. Lalu kita akan memainkan permainan “memasukkan paku ke dalam botol”. Tujuan dari permainan ini adalah untuk menguji kesinergisan dan kerja sama tim para peserta dalam memasukkan paku ke dalam botol.

Setelah kujelaskan panjang lebar, eh temanku malah dengan polosnya bertanya, “Lha trus botol aquane gae opo?”. Glodak!!!!! kayaknya perlu Brain Building dulu deh sebelum Team Work Building hehehe :P

Dosen Puber ke 4

Aku lama-lama heran ngeliat perilaku mantan dosenku yang makin lama makin memalukan ini. Orangnya sudah tua dan sudah cukup pantas untuk dipanggil mbah. Tapi kelicikan, sifat mata duitan, oportunis, dan kegenitan (baca syahwat)-nya nggak kalah sama anak muda.

Mungkin orang ini lagi puber ke-4 (karena sudah terlalu tua, tapi cukup kuat untuk main sepakbola lapangan besar) sehingga dia melakukan hal-hal yang seharusnya sama sekali tidak pantas dia lakukan. Jadi ceritanya waktu itu, sehabis UAS dia mengumpulkan beberapa mahasiswa yang mengambil mata kuliahnya dalam satu ruangan untuk mengoreksi hasil UAS mereka sendiri. Dasar dosen bangsat, kenapa yang diajak cuma cewek-cewek itu yang notabene memang cantik-cantik dan aduhai. Apalagi mereka semua (cewek2x itu) juga SEDANG mengambil mata kuliah tersebut.

Kalau memang kerepotan mengoreksi sendiri (karena sibuk cari proyek mungkin :P ) kan sudah ada metode dan prosedur pengangkatan asisten dosen. Kalau memang ingin mengoreksi bersama-sama kan bisa dilakukan bersama-sama oleh seluruh peserta mata kuliah tersebut. Kalau sudah begini jangan salah kalau gelar-gelar kejam seperti “hidung belang”, “tua-tua keladi”, dan “maniak” akan disematkan di dadanya oleh para mahasiswanya. Untung saja dia tidak pernah melakukannya di kelas saya. Huh dasar dosen gila, enaknya diapain ya?

Rapot for Presiden

Jangan heran kalau suatu saat nanti (tahun 2772 mungkin, bersamaan dengan lahirnya LoonAtics :P ) negara kita akan dipimpin oleh presiden yang berupa sebuah…… Rapot, ya rapot yang biasa kita terima setiap akhir semester/cawu sejak SD sampai SMA. Jangan heran kalau di masa depan kita akan diperintah oleh rapot.

Sekarang saja buku tipis itu sudah menentukan banyak nasib dan masa depan manusia. Orang tua lebih mempercayakan evaluasi pendidikan anaknya kepada rapot daripada kepada hati nurani mereka sendiri. Betapa banyak anak yang dirampas haknya (mulai uang saku sampai jam untuk bermain) hanya gara-gara rapotnya jelek. Dan betapa banyak anak yang mendapatkan penghargaan (mainan dsb) hanya gara-gara rapotnya bagus. Lanjutkan membaca ‘Rapot for Presiden’

Ortu(ku) Memandang Anaknya

Heran deh, kenapa ya orang tua selalu tidak pernah mempercayai anaknya kalau anaknya bercerita tentang kegiatan-kegiatannya (at least my parents and some of my friends parents)?.  Mereka tampaknya sudah terjangkit Gusdurisme yang lebih mempercayai “bisikan2x” dari orang di sekeliling mereka.

Sedikit berbagi pengalaman, ortuku itu nggak pernah percaya dengan apa yang kulakukan di kampus (waktu aku masih kuliah dulu).

Mereka nggak percaya waktu aku cerita aku jadi ketua PIMITS (Pekan Ilmiah Mahasiswa ITS)….. mereka baru percaya setelah baca di koran. Lanjutkan membaca ‘Ortu(ku) Memandang Anaknya’

Antara Kepandaian dan Status Kepandaian

Hampir setiap orang yang baru berkenalan dengan saya sesaat setelah mengetahui latar belakang pendidikan saya biasanya akan berkomentar.

“wah, pinter ya”

ketika saya tanya kenapa pasti jawabannya “soalnya bisa kuliah di ITS, Informatika lagi”

jujur memang dan tidak munafik, kepala saya selalu sempat besar sesaat kalau dipuji seperti ini, apalagi kalau yang memuji cewek cantik atau orangtuanya teman yang saya antar pulang hehehe…….. tapi tidak lama setelah itu biasanya saya justru akan tertawa (karena memang suka ketawa) sambil miris. Bener tah kata orang-orang itu? bener tah dengan kuliah di ITS aku sudah jadi orang pintar? Lanjutkan membaca ‘Antara Kepandaian dan Status Kepandaian’


This Blog Has Been Read

  • 49,735 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Januari 2007
S S R K J S M
« Des   Feb »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031