<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Tanpa Tanda Jasa Mengaku Pahlawan? Cuih&#8230;&#8230;.</title>
	<atom:link href="http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/</link>
	<description>The Black Paradise</description>
	<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 04:10:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>Oleh: Bagus</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-2097</link>
		<dc:creator>Bagus</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 04:20:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-2097</guid>
		<description>Bener tuh yang kamu tulis, mereka memang gak peduli ama yang begituan, malah menghalang-halangi. Dipikir panitia itu dapet duit banyak dari penyelenggaraan Smala Cup dan mereka tidak mendapat apa-apa dari situ. Dulu untuk acara Smala Cup V aja, kau dan temen-temen harus melobi berkali-kali ke KepSek dan WaKepsek untuk dapat ijin penyelenggaraan. Apalagi yang namanya Pak Danang itu guru OR, bisanya malah mengintimidasi huh.... sebel. Kisah nyata ne... aku dulu kebetulan Ketua Panitia soalnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bener tuh yang kamu tulis, mereka memang gak peduli ama yang begituan, malah menghalang-halangi. Dipikir panitia itu dapet duit banyak dari penyelenggaraan Smala Cup dan mereka tidak mendapat apa-apa dari situ. Dulu untuk acara Smala Cup V aja, kau dan temen-temen harus melobi berkali-kali ke KepSek dan WaKepsek untuk dapat ijin penyelenggaraan. Apalagi yang namanya Pak Danang itu guru OR, bisanya malah mengintimidasi huh&#8230;. sebel. Kisah nyata ne&#8230; aku dulu kebetulan Ketua Panitia soalnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: risca</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-382</link>
		<dc:creator>risca</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Mar 2007 03:20:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-382</guid>
		<description>setujuu banget tuchh

emangnya ada pahlawan tapi tidur di kelas???

sedangkan, setiap ulangan seorang murid dituntut untuk mendapat nilai "A"....

itukah "pahlawan tanpa tanda jasa"????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setujuu banget tuchh</p>
<p>emangnya ada pahlawan tapi tidur di kelas???</p>
<p>sedangkan, setiap ulangan seorang murid dituntut untuk mendapat nilai &#8220;A&#8221;&#8230;.</p>
<p>itukah &#8220;pahlawan tanpa tanda jasa&#8221;????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mardun</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-331</link>
		<dc:creator>mardun</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2007 18:21:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-331</guid>
		<description>#ratna# saya bantu teriak deh, ayo donk para guru....berubah!!!! :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#ratna# saya bantu teriak deh, ayo donk para guru&#8230;.berubah!!!! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ratna</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-324</link>
		<dc:creator>ratna</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2007 23:43:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-324</guid>
		<description>ngga' semua guru seperti yang digambarin diatas walau aku sadar itu hanya satu banding seribu. 
ayo donk.... para guru berubah! 
dah tahu orang awam kaya' gitchu... jangan nutup mata deh!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ngga&#8217; semua guru seperti yang digambarin diatas walau aku sadar itu hanya satu banding seribu.<br />
ayo donk&#8230;. para guru berubah!<br />
dah tahu orang awam kaya&#8217; gitchu&#8230; jangan nutup mata deh!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mardun</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-212</link>
		<dc:creator>mardun</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 22:26:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-212</guid>
		<description>jadi ingat, sekitar tahun 1996, ada salah satu peraih nilai tertinggi dalam EBTANAS (UNAS, red) yang memberikan sebuah komentar ekstrem.

&lt;blockquote&gt;Saya berhasil mencapai prestasi ini bukan karena jasa guru, tetapi karena jasa LBB&lt;/blockquote&gt;

hal ini menimbulkan keresahan, banyak mantan gurunya yang marah dan menuduhnya tidak tahu terima kasih, tetapi ada juga yang memang sadar dan secara ksatria mengakuinya.

cobalah sekali-sekali amati sekolah-sekolah negeri, perhatikan polah tingkah guru-gurunya mulai dari masuk sekolah sampai pulang sekolah. Mungkin kita akan tahu kenapa pemerintah ragu-ragu untuk menaikkan gaji guru. Sampai sampai ada yang bilang

&lt;blockquote&gt;Kerja seenaknya sendiri kok minta gaji dinaikkan, ngaca dong</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi ingat, sekitar tahun 1996, ada salah satu peraih nilai tertinggi dalam EBTANAS (UNAS, red) yang memberikan sebuah komentar ekstrem.</p>
<blockquote><p>Saya berhasil mencapai prestasi ini bukan karena jasa guru, tetapi karena jasa LBB</p></blockquote>
<p>hal ini menimbulkan keresahan, banyak mantan gurunya yang marah dan menuduhnya tidak tahu terima kasih, tetapi ada juga yang memang sadar dan secara ksatria mengakuinya.</p>
<p>cobalah sekali-sekali amati sekolah-sekolah negeri, perhatikan polah tingkah guru-gurunya mulai dari masuk sekolah sampai pulang sekolah. Mungkin kita akan tahu kenapa pemerintah ragu-ragu untuk menaikkan gaji guru. Sampai sampai ada yang bilang</p>
<blockquote><p>Kerja seenaknya sendiri kok minta gaji dinaikkan, ngaca dong</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: artefaksi</title>
		<link>http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-210</link>
		<dc:creator>artefaksi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2007 20:47:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mardun.wordpress.com/2006/11/15/tanpa-tanda-jasa-mengaku-pahlawan-cuih/#comment-210</guid>
		<description>*pahlawan tanpa tanda jasa* itu secara jangka panjang justru melemahkan pendidikan yang *tanpa tanda-tanda kemajuan*, semboyan itu hanya eufinisme yang diberikan rezim untuk melemahkan posisi guru dalam distribusi anggaran, guru tanpa tanda jasa sementara pejabat yang dihasilkan guru sangat melimpah "tanda jasanya", irasional &#38; ironis pak...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*pahlawan tanpa tanda jasa* itu secara jangka panjang justru melemahkan pendidikan yang *tanpa tanda-tanda kemajuan*, semboyan itu hanya eufinisme yang diberikan rezim untuk melemahkan posisi guru dalam distribusi anggaran, guru tanpa tanda jasa sementara pejabat yang dihasilkan guru sangat melimpah &#8220;tanda jasanya&#8221;, irasional &amp; ironis pak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
