Tahun Baru, Pelarian Akhir Tahun?

Tahun Baru 2006 segera tiba, banyak orang yang berusaha membuat proses pergantian tahun menjadi seberkesan mungkin. Tapi kalau dicermati lebih lanjut itu sebenarnya cuma Euforia sesaat dan bahkan lebih parah lagi adalah sebuah usaha untuk melarikan diri sesaat dari kenyataan.

Bener nggak ya? soalnya kalo yang tak rasain sih tahun baru ya sama aja kayak hari hari lainnya. besok ya aku tetep harus rapat, tugasku tetep belum selesai,bbm tetep naik, dll kesusahan lain yang menunggu. Lantas apa ya yang dirayakan orang-orang?. Belum lagi kalau dilihat secara filosofis, pergantian tahun itu kan berarti usia jagat raya ini bertambah yang ekuivalen dengan berkurangnya umur. Kok kita malah bahagia dengan itu semua ya?.

Hampir di mana-mana orang terlihat sibuk merayakan pergantian tahun dengan acara-acara yang gemerlap. Di kampus anak-anak pada sibuk mbakar jagung, bernyanyi, dan main kembang api. Aku ikut juga sih, nggak munafik. Tapi yang jadi pertanyaanku kan kenapa kok harus nunggu tahun baru?. Aku akan dengan senang hati ikut acara seperti itu walaupun itu acara hari ulang tahun PKI (30 September) atau hari Pembantaian Masal (27 Juli) sekalipun karena memang dasarnya aku suka acara kayak gitu.

Kalo yang aku pernah tahu sih dulu kenapa tahun baru dirayakan semata mata masalah komitmen. Mereka merayakan satu tahun yang sudah mereka lewati dengan “selamat” dan berharap serta bertekad untuk menyongsong tahun depan yang lebih baik. Tapi dengan situasi setahun yang serba prihatin ini, apakah tahun baru ini masih layak dirayakan?. Atau jangan-jangan ini cuma pelarian kita saja dari setumpuk masalah yang datang?

1 Tanggapan ke “Tahun Baru, Pelarian Akhir Tahun?”


  1. 1 I’m Glad We’re Still The Same « Altearis Lacak balik pada Januari 4, 2008 pukul 12:04 pm

Tinggalkan Balasan




This Blog Has Been Read

  • 42,761 TImes Already
I am Kakashi! I am ichigo! I am Krillen! KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 

Desember 2005
S S R K J S M
    Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031