Tahun Baru 2006 segera tiba, banyak orang yang berusaha membuat proses pergantian tahun menjadi seberkesan mungkin. Tapi kalau dicermati lebih lanjut itu sebenarnya cuma Euforia sesaat dan bahkan lebih parah lagi adalah sebuah usaha untuk melarikan diri sesaat dari kenyataan.
Bener nggak ya? soalnya kalo yang tak rasain sih tahun baru ya sama aja kayak hari hari lainnya. besok ya aku tetep harus rapat, tugasku tetep belum selesai,bbm tetep naik, dll kesusahan lain yang menunggu. Lantas apa ya yang dirayakan orang-orang?. Belum lagi kalau dilihat secara filosofis, pergantian tahun itu kan berarti usia jagat raya ini bertambah yang ekuivalen dengan berkurangnya umur. Kok kita malah bahagia dengan itu semua ya?.








Yang Baru Komen