Isian pertamaku, aslinya sih ini kejadian 2 hari yang lalu (soalnya setelah 2 hari ini aku baru tahu caranya ngisi blog terkutuk ini).2 hari yang lalu aku lagi cangkruk sama temanku yang kebetulan kerja di tokonya masku, namanya Kholis. Kita duduk duduk di depan toko sambil guyonan. Terus ada anak masih pake seragam SD, sebut saja si A, masuk toko dan belanja makanan ringan (Jam Istirahat).Setelah dia keluar, dia pamit mau masuk sekolah lagi, si Kholis (temenku) kayaknya udah kenal sama dia. Anak itu kelihatannya sih anaknya orang kaya, habis jajannya banyak banget. Nah waktu dia baru keluar dari halaman rumah orang tuaku, dia dicegat sama anak SD yang lain, sebut saja si B, terus dipukuli. Dia lari masuk rumah orang tuaku lagi dan minta tolong sama si Kholis.
Tidak lama kemudian anak anak SD yang lain ikut datang dan ngeroyok si A, tapi setelah si A membagi makanannya mereka pergi kecuali si B. Akhirnya si A bisa kembali ke sekolah setelah si Kholis nganterin dia sampe halaman sekolahnya (jaraknya cuma sekitar 20 meter dari rumah orang tuaku).
Yang bikin aku gak habis pikir apa? ternyata si A ini ukurannya paling besar diantara anak SD yang mengeroyoknya. Dia bahkan jauh lebih besar dari si B, tapi kenapa dia takut ya?. Apa gara gara dia terbiasa dimanja?. Trus yang jadi pertanyaan lagi adalah anak-anak SD “Figuran” yang ikut mengeroyok si A tadi. Mereka pergi setelah si A “membayar upeti” ke mereka.
Jangan jangan memang anak-anak sejak kecil udah dididik untuk berperan menjadi “preman”, “kaum oportunis”, dan “orang kaya yang diperas” tanpa mempedulikan kemampuan fisik maupun mentalnya. Lha bayangkan bagaimana saya menahan ketawa waktu ngeliat anak yang jelas-jelas ukurannya lebih gede dipecundangi sama anak yang jauh lebih kecil tapi menang “tatak”. Kalau udah gini apa orang tua dan guru mau lepas tanggung jawab?








0 Tanggapan ke “2 Anak SD”